Buntok – IP Net | Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, Dr. Ita Minarni, ST, MM, menegaskan bahwa pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan yang digelar pada Rabu, 14 Januari 2026, telah melalui mekanisme seleksi terbuka dan memperoleh rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Hal tersebut disampaikan Dr. Ita Minarni kepada sejumlah wartawan usai prosesi pelantikan. Ia menjelaskan, tahapan seleksi telah menghasilkan tiga besar nama calon untuk setiap jabatan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan, penentuan akhir menjadi hak dan kewenangan Bupati Barito Selatan.
“Nama-nama yang dilantik hari ini merupakan hasil seleksi terbuka dan telah mendapatkan rekomendasi BKN. Dari tiga besar tersebut, Bupati berhak menentukan dan memutuskan siapa yang dilantik,” ujar Ita Minarni.
Dengan dilantiknya pejabat definitif, Ita berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat bekerja dalam satu irama. Menurutnya, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa sinergi dan kerja kolektif antar-OPD sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus satu tim. Apalagi selama ini beberapa jabatan masih diisi pelaksana tugas (Plt). Dengan pejabat definitif, diharapkan pelaksanaan tugas dan fungsi bisa lebih maksimal,” katanya.
Ita Minarni juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dalam menjalankan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Barito Selatan. Seluruh program pembangunan, kata dia, harus dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan agar dapat dipertanggungjawabkan secara fisik, administrasi, dan keuangan.
“Harapannya, seluruh kebijakan dan program tidak melenceng dari aturan. Sehingga apabila suatu saat dilakukan pemeriksaan oleh BPK atau aparat penegak hukum lainnya, semuanya bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Terkait jabatan Eselon III dan IV yang masih kosong, Ita Minarni memastikan pengisian akan segera dilakukan. Bahkan, dalam pekan ini pihaknya akan mulai menyusun formasi jabatan melalui rapat bersama seluruh kepala OPD.
“Kita fokus menuntaskan dulu Eselon II. Selanjutnya Eselon III dan IV akan segera kita isi. Minggu ini kita mulai menyusun formasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, penyusunan formasi tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Masukan dari kepala badan, dinas, dan instansi menjadi pertimbangan utama agar pejabat yang dipilih benar-benar mampu bekerja selaras dengan pimpinan OPD.
“Kami tidak ingin gegabah. Kepala dinas harus bekerja bersama tim yang solid, karena mereka adalah ujung tombak pelaksanaan pembangunan,” jelas Ita.
Rencananya, hasil rekomendasi dari kepala OPD akan disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati sebagai dasar pengambilan keputusan, sehingga pejabat Eselon III dan IV yang nantinya dilantik benar-benar memiliki kompetensi dan komitmen kerja yang kuat.
(Pk-ML)












Komentar