oleh

Dari Seleksi Terbuka hingga Pelantikan, Bupati Eddy Raya Samsuri Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata

BUNTOK | IP Net — Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Barito Selatan, Rabu pagi (14/1/2026), terasa lebih khidmat dari biasanya. Enam pejabat Pimpinan Tinggi Pratama berdiri tegak, mengucapkan sumpah dan janji jabatan. Di hadapan mereka, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, ST menegaskan satu pesan utama: jabatan bukan kehormatan semata, melainkan amanah moral yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara dan masyarakat.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Eselon II ini bukan proses instan. Seluruh pejabat yang dilantik telah melalui seleksi terbuka dan memperoleh rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN). Proses tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam menerapkan sistem merit, transparansi, dan profesionalisme dalam manajemen ASN.

“Jabatan itu amanah, bukan sekadar kedudukan,” ujar Bupati Eddy Raya Samsuri dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa sumpah jabatan bukanlah formalitas administratif, melainkan ikatan tanggung jawab moral, etika, dan kinerja yang akan dinilai langsung oleh masyarakat.

Enam pejabat yang dilantik masing-masing adalah Eko Hermansyah, S.STP., MM sebagai Asisten III Setda Barsel, Salaffudin, SP., MAP sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, dr. H. Dadang Baskoro Nugroho, Sp.PD sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Harmito, S.Pd., MM sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag, Ir. H. Muhammad Taufik, ST., MT sebagai Kepala Dinas Perkimtan, serta Nyimas Artini, SE., MM sebagai Kepala Dinas P3APPKB Barsel.

Bupati menjelaskan, pada akhir tahun 2025 lalu, Pemkab Barsel telah melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. Panitia seleksi merekomendasikan tiga kandidat terbaik untuk setiap jabatan berdasarkan rekam jejak, kompetensi manajerial, wawancara, dan asesmen yang terukur.

“Pengisian jabatan ini adalah upaya memastikan bahwa pimpinan perangkat daerah yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan organisasi,” tegasnya.

Lebih jauh, Eddy Raya Samsuri menautkan pelantikan ini dengan kebijakan nasional tentang manajemen talenta ASN. Menurutnya, pengelolaan SDM aparatur tidak lagi bisa berbasis senioritas semata, melainkan harus berdasarkan potensi dan kinerja.

Melalui kerja sama dengan BKN, Pemkab Barsel telah melaksanakan profiling ASN terhadap 336 aparatur sipil negara. Data ini menjadi dasar pengembangan talenta secara bertahap agar seluruh potensi terbaik dapat dioptimalkan untuk mendukung kinerja pemerintahan daerah.

Bupati juga menekankan bahwa pejabat Eselon II harus menjadi motor penggerak organisasi. Mereka dituntut mampu membangun sinergi lintas sektor, memperkuat koordinasi antar-OPD, serta menghadirkan program dan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Keberhasilan pemerintahan daerah tidak ditentukan oleh satu orang, tetapi oleh kerja kolektif yang solid, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi para pejabat yang dilantik. Tantangan ke depan dinilai semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan dasar, penguatan ekonomi daerah, hingga perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Acara pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Barito Selatan Kristianto Yudha, ST, Penjabat Sekda Barsel Dr. Ita Minarni, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta tamu undangan lainnya. Suasana berlangsung tertib, khidmat, dan penuh harapan akan lahirnya kinerja birokrasi yang lebih profesional dan responsif.

(ML)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *