PD. PARIAMAN | Aroma semangat dan kebersamaan mulai terasa kuat di Padang Pariaman menjelang digelarnya event tahunan Pacu Kuda 2026. Di tengah persiapan yang hampir rampung, geliat masyarakat terlihat semakin hidup, menandakan bahwa ajang tradisi ini bukan sekadar perlombaan, melainkan pesta rakyat yang telah lama dinanti.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, memastikan bahwa seluruh persiapan kegiatan yang akan digelar pada 28 hingga 29 Maret 2026 itu telah mencapai 90 persen. Optimisme pun terpancar, seiring kesiapan panitia dalam menghadirkan perhelatan yang lebih besar dan lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Lapangan Pacu Kuda Duku Banyak, Nagari Balah Aie, kembali dipilih sebagai pusat kegiatan. Lokasi ini tak hanya dikenal sebagai arena pacuan, tetapi juga sebagai ruang berkumpulnya ribuan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru, baik warga lokal maupun para perantau yang pulang kampung.
Di arena inilah nantinya derap langkah kuda-kuda terbaik dari berbagai daerah akan berpadu dengan sorak sorai penonton. Setiap lintasan akan menghadirkan ketegangan sekaligus hiburan, menciptakan atmosfer yang sulit dilupakan.
Namun, Pacu Kuda tahun ini tidak hanya menghadirkan adu cepat para joki dan kuda unggulan. Pemerintah daerah bersama panitia juga menyiapkan panggung hiburan yang akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Nama penyanyi Fauzana dipastikan akan tampil memeriahkan suasana, menghadirkan alunan musik yang dekat dengan masyarakat Sumatera Barat. Tak hanya itu, kehadiran aktor nasional Jefri Nichol juga menjadi magnet kuat yang diprediksi akan menarik perhatian generasi muda.
Bupati John Kenedy Azis menyebutkan bahwa konsep tahun ini memang dirancang lebih segar dan inklusif. Tidak hanya berfokus pada olahraga tradisional, tetapi juga menghadirkan hiburan yang mampu menjangkau seluruh kalangan usia.
Antusiasme masyarakat pun sudah terlihat sejak jauh hari. Banyak perantau yang menjadikan momen ini sebagai alasan untuk pulang kampung, berkumpul bersama keluarga, sekaligus menikmati kemeriahan yang jarang ditemui di hari biasa.
Di sisi lain, pelaku UMKM juga bersiap mengambil peran. Deretan lapak kuliner dan produk lokal akan menghiasi kawasan sekitar arena, membuka peluang ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Perputaran ekonomi yang dihasilkan dari event ini diyakini akan memberikan dampak positif, mulai dari sektor perdagangan hingga jasa. Hotel, transportasi, hingga pedagang kecil diperkirakan ikut merasakan manfaatnya.
Lebih dari itu, Pacu Kuda Padang Pariaman juga menjadi simbol kebersamaan yang terus dijaga. Tradisi ini menyatukan berbagai lapisan masyarakat tanpa sekat, menciptakan ruang interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Bupati John Kenedy Azis pun mengajak seluruh masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk hadir dan menyemarakkan acara tersebut. Momentum ini dinilai tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus menikmati hiburan yang sehat bersama keluarga.
Selama dua hari pelaksanaan, Sabtu hingga Minggu, arena pacuan dipastikan akan dipadati pengunjung. Suasana riuh, tawa, dan semangat kebersamaan akan menjadi warna dominan sepanjang kegiatan berlangsung.
Dengan konsep yang lebih matang dan dukungan penuh dari masyarakat, Pacu Kuda Padang Pariaman 2026 diproyeksikan menjadi salah satu event terbesar di awal tahun, sekaligus mempertegas identitas daerah sebagai pusat budaya dan tradisi yang tetap hidup di tengah modernitas.
Catatan Redaksi
Event Pacu Kuda bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga kekuatan budaya dan ekonomi lokal yang perlu terus dijaga dan dikembangkan sebagai aset daerah.
TIM RMO













Komentar