PADANG | Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-42 tingkat Kecamatan Lubuk Begalung resmi digelar di Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, mulai Sabtu hingga Senin, 16–18 Mei 2026. Kegiatan religius tahunan tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan dengan mengusung misi memperkuat syiar Islam serta mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau.
Pembukaan MTQ berlangsung khidmat dan secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, Sabtu (16/5/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kota Padang itu menjadi penyemangat tersendiri bagi seluruh peserta dan masyarakat yang hadir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut peserta dari 15 kelurahan se-Kecamatan Lubuk Begalung, unsur LPM, Karang Taruna, aparat TNI dan Polri, para lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, orang tua peserta lomba, insan pers, serta tamu undangan lainnya.
Suasana pembukaan MTQ tampak semarak sejak pagi hari. Masyarakat memenuhi arena utama kegiatan untuk menyaksikan defile peserta dari seluruh kelurahan yang tampil membawa identitas daerah masing-masing dengan penuh semangat dan antusiasme.
Dalam sambutannya, H. Maigus Nasir menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ bukan hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, namun menjadi momentum penting untuk melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
Menurutnya, MTQ harus menjadi sarana pembentukan generasi Qur’ani yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
“Tujuan dari MTQ adalah menciptakan generasi muda Kota Padang yang Qur’ani, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Wakil Wali Kota Padang tersebut di hadapan para undangan dan peserta.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril, menyampaikan bahwa tema MTQ Ke-42 kali ini selaras dengan semangat membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa tema yang diangkat menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup demi mewujudkan Kecamatan Lubuk Begalung yang pintar, berbudaya, dan religius.
“Dengan semangat MTQ Nasional, kita bumikan Al-Qur’an untuk mewujudkan Kecamatan Lubuk Begalung yang pintar, berbudaya, dan religius,” tegasnya.
Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakarsa, kepada awak media menjelaskan bahwa seluruh kelurahan di Kecamatan Lubuk Begalung turut ambil bagian dalam ajang MTQ tahun ini.
Ia menyebutkan, selama tiga hari pelaksanaan terdapat enam cabang lomba yang dipertandingkan. Seluruh peserta telah dipersiapkan secara matang oleh masing-masing kelurahan demi meraih hasil terbaik.
Menurut camat muda yang dikenal ramah tersebut, persaingan tahun ini diperkirakan berlangsung ketat. Pasalnya, Kelurahan Pampangan Nan XX sebagai juara bertahan tentu akan mendapat tantangan serius dari kelurahan lainnya yang juga berambisi merebut piala bergilir.
“Kita berharap melalui perlombaan ini anak-anak kita semakin mencintai Al-Qur’an, mampu mensyiarkan nilai-nilai Qur’ani, dan mendukung suksesnya program Smart Surau di Kota Padang,” ujarnya.
Pelaksanaan MTQ Ke-42 Kecamatan Lubuk Begalung ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan generasi muda dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan zaman modern.
Selain menjadi ajang pencarian bakat terbaik di bidang tilawah dan pemahaman Al-Qur’an, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga serta menumbuhkan semangat religius di lingkungan masyarakat Lubuk Begalung.
Catatan Redaksi:
MTQ bukan hanya seremoni tahunan, melainkan ruang pembinaan moral dan spiritual generasi muda. Semangat membumikan Al-Qur’an melalui program Smart Surau diharapkan mampu melahirkan generasi Kota Padang yang cerdas, religius, dan berkarakter kuat di masa depan.
Penulis: Wyndoee













Komentar