oleh

Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq Hadirkan Pembinaan PKS, Polisi dan Pelajar Bersatu Jaga Keselamatan

PADANG | Semangat kedisiplinan dan kesadaran berlalu lintas terus digelorakan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat melalui berbagai program pembinaan kepada generasi muda. Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dalam kegiatan pembinaan Patroli Keamanan Sekolah atau PKS di Sekolah Rakyat Menengah Atas SRMA 4 Padang yang menjadi bagian dari upaya menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak usia sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan yang berada di bawah arahan Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. yang selama ini dikenal aktif mendorong pendidikan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang merupakan generasi penerus bangsa.

Melalui pembinaan tersebut, para siswa yang tergabung dalam Patroli Keamanan Sekolah diberikan pemahaman mengenai disiplin, tanggung jawab, serta peran mereka sebagai pelopor keselamatan di lingkungan sekolah. Para anggota PKS dilatih mengenai dasar pengaturan lalu lintas sederhana, kedisiplinan baris berbaris, hingga etika keselamatan di jalan raya.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa pembinaan PKS merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang sadar akan keselamatan. Menurutnya, membangun budaya tertib lalu lintas tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dimulai sejak dini melalui pendidikan dan pembiasaan.

Di lingkungan sekolah, anggota PKS memiliki peran strategis sebagai teladan bagi teman-temannya. Mereka tidak hanya bertugas membantu menciptakan ketertiban saat aktivitas sekolah berlangsung, tetapi juga diharapkan mampu menjadi duta keselamatan yang menularkan perilaku disiplin kepada sesama pelajar.

Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq juga melihat bahwa pelajar memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam membangun budaya tertib lalu lintas di masyarakat. Ketika kesadaran tersebut ditanamkan sejak sekolah, maka kebiasaan baik itu akan terbawa hingga dewasa.

Pembinaan yang dilakukan Ditlantas Polda Sumbar tidak hanya sebatas pelatihan teknis, tetapi juga penanaman nilai moral dan tanggung jawab sosial. Para siswa diajak memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat kepolisian.

Program pembinaan PKS seperti yang dilaksanakan di SRMA 4 Padang ini juga menjadi bukti bahwa pendekatan edukatif menjadi salah satu strategi penting yang terus didorong oleh Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas.

Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan para siswa mampu menjadi contoh positif di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Langkah pembinaan terhadap generasi muda ini juga menjadi bagian dari implementasi semangat Polantas Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis, edukatif, serta kemitraan antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lalu lintas.

Ke depan, program pembinaan PKS akan terus diperluas ke berbagai sekolah di Sumatera Barat. Melalui kepemimpinan Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen menjadikan pelajar sebagai pelopor keselamatan yang mampu membawa perubahan positif bagi budaya berlalu lintas di daerah ini.

Catatan Redaksi

Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum di jalan raya, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang berperan dalam mendidik dan membimbing generasi muda. Pembinaan Patroli Keamanan Sekolah menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana kepolisian menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan keselamatan kepada pelajar. Dengan melibatkan siswa sebagai pelopor keselamatan, diharapkan lahir generasi yang sadar aturan, menghargai nyawa di jalan raya, serta mampu menjadi contoh bagi masyarakat luas. Polisi untuk rakyat bukan sekadar slogan, melainkan komitmen membangun keselamatan bersama.

TIM RMO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *