oleh

TEKNISI UPT DEPO GERBONG BUKITPUTUS JADI YANG TERBAIK NASIONAL

PADANG | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali membawa pulang kebanggaan dari panggung nasional. Pada ajang Temu Karya Mutu & Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX yang digelar di Harmoni One Hotel & Convention Centre, Batam, 24–29 November 2025, Divre II Sumbar berhasil menorehkan prestasi tertinggi melalui salah satu putra terbaiknya, Satria Budiman.

Ajang TKMPN dikenal sebagai forum bergengsi yang mempertemukan ratusan inovator mutu dari BUMN, BUMD, BUMS, hingga perusahaan skala nasional. Di sinilah ruang unjuk kualitas, kreativitas, serta efektivitas sistem kerja ditampilkan secara terbuka dan profesional. Pada tahun ini, lebih dari 200 perusahaan ikut serta.

Satria Budiman, yang tergabung dalam Tim SUPERMAN, tampil sebagai wakil dari KAI Divre II Sumbar. Ia mengusung inovasi peningkatan efisiensi proses pemeriksaan locking plate pada as roda kereta api, yang diberi judul “Meningkatkan Efisiensi Metode Kerja pada Proses Crack Detector A’s Roda dengan Cara Membuat Q-Lock di UPT Depo Gerbong Kelas B Bukitputus Divre II Sumatera Barat.”

Inovasi tersebut tidak hanya mempersingkat proses kerja, tetapi juga meningkatkan keselamatan, akurasi pemeriksaan, serta produktivitas di lingkungan depo. Sistem Q-Lock yang dirancang Satria menjadi solusi praktis terhadap berbagai hambatan teknis yang selama ini dihadapi dalam pemeriksaan komponen kritis kereta api.

Reza Shahab, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja keras dan kreativitas yang dilakukan Satria merupakan bukti nyata bahwa budaya inovasi terus tumbuh di lingkungan Divre II Sumbar.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa semangat inovasi tidak pernah berhenti di Divre II Sumbar. Inovasi yang dilakukan Satria Budiman bersama timnya bukan hanya bermanfaat bagi operasional, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu dan produktivitas KAI,” ujar Reza.

Ia menyebut bahwa keberhasilan meraih penghargaan Platinum, predikat tertinggi dalam ajang TKMPN, merupakan bukti bahwa insan KAI Divre II Sumbar mampu bersaing di level nasional. Keberhasilan ini sekaligus mengangkat nama Sumatera Barat dalam kancah inovasi industri perkeretaapian.

Reza menambahkan, inovasi Q-Lock membuka ruang baru bagi peningkatan keselamatan dan efektivitas proses perawatan gerbong. Di tengah tingginya tuntutan keselamatan perjalanan kereta api, ide-ide seperti inilah yang menjadi tulang punggung peningkatan kualitas layanan.

Kami meyakini bahwa inovasi adalah fondasi penting untuk menjawab tantangan operasional masa depan. Prestasi ini membuktikan bahwa kreativitas, ketelitian, dan kemauan untuk berkembang dapat menghasilkan solusi nyata yang berpengaruh langsung terhadap mutu layanan,” jelasnya.

Divre II Sumbar, kata Reza, berkomitmen memperluas ruang bagi pegawai untuk berinovasi melalui program peningkatan kompetensi, workshop mutu, hingga pemberian kesempatan improvement di masing-masing unit kerja.

Ia berharap prestasi ini menjadi pemicu munculnya lebih banyak gagasan baru dari para pegawai KAI di Sumatera Barat. “Kami ingin memastikan setiap insan perkeretaapian memiliki kesempatan tumbuh, berkreasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan dan masyarakat,” tutupnya.

 

Catatan Redaksi:
Naskah ini disajikan untuk memberikan gambaran utuh mengenai prestasi insan KAI Divre II Sumbar dalam ajang inovasi nasional TKMPN XXIX, sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya mutu dan produktivitas yang terus berkembang di lingkungan KAI.

TIM RMO

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *