oleh

Tingkatkan Layanan Publik, Perumda AM Padang Luncurkan Call Center dan Kantongi Sertifikat Halal

PADANG | Langkah penting dalam peningkatan pelayanan air bersih di Kota Padang kembali tercatat. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang resmi menerima sertifikat halal sekaligus meluncurkan layanan Call Center 1500030 sebagai sarana komunikasi langsung dengan pelanggan.

Momentum ini menjadi tonggak baru bagi pelayanan air minum daerah. Selain memastikan kualitas air yang aman untuk dikonsumsi, pengakuan halal tersebut mempertegas komitmen menghadirkan pelayanan publik yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Sertifikat halal tersebut diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) setelah melalui proses pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem produksi dan distribusi air milik Perumda AM Kota Padang.

Penyerahan sertifikat dilakukan oleh Kepala Balai BPJPH wilayah Sumatera Barat–Riau–Jambi, Ikrar Abdi, kepada Wali Kota Padang Fadly Amran. Dengan capaian ini, Perumda AM Kota Padang menjadi satu-satunya perusahaan air minum daerah di Pulau Sumatera yang memperoleh sertifikasi halal dalam proses produksinya.

Proses sertifikasi tersebut tidak berlangsung instan. Audit dilakukan selama kurang lebih empat bulan dengan menelusuri setiap tahapan produksi air, mulai dari pengambilan sumber air hingga sistem distribusi kepada pelanggan.

Sebanyak 15 sumber air baku milik Perumda AM menjadi objek pemeriksaan intensif. Tim auditor memastikan seluruh proses pengolahan bebas dari potensi kontaminasi unsur najis ataupun bahan yang tidak sesuai dengan standar kehalalan.

Menurut Ikrar Abdi, tujuan utama sertifikasi ini adalah memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa air yang mereka gunakan tidak hanya aman dari sisi kesehatan, tetapi juga memenuhi prinsip halalan thayyiban.

“Air yang digunakan masyarakat harus memenuhi dua unsur penting, yakni bersih dan aman secara kesehatan, serta terjamin kehalalannya dalam proses pengolahan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Padang menyambut pencapaian tersebut sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan publik. Wali Kota Fadly Amran menilai air bersih dengan standar kualitas tinggi merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijaga secara berkelanjutan.

Menurutnya, kebersihan dan standarisasi dalam pengelolaan air minum menjadi bagian penting dari pembangunan kota, terutama dalam mendukung ekosistem halal yang tengah dikembangkan di Kota Padang.

Upaya peningkatan layanan air bersih juga diperkuat dengan dukungan investasi dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp800 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk memperluas jaringan distribusi serta menambah sambungan rumah tangga agar masyarakat dapat menikmati layanan air bersih secara lebih merata.

Selain itu, pemerintah kota juga melaksanakan program sosial dengan memberikan sambungan air secara gratis kepada sekitar 800 rumah ibadah. Program tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih di berbagai tempat ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan tidak hanya berfokus pada produksi air semata, tetapi juga pada sistem pelayanan pelanggan.

Karena itu, perusahaan meluncurkan Call Center 1500030 sebagai jalur komunikasi resmi yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan laporan gangguan, keluhan layanan, maupun permintaan informasi.

Menurut Hendra, keberadaan call center tersebut menjadi bagian dari komitmen transparansi dan respons cepat terhadap kebutuhan pelanggan. Sistem layanan ini dirancang agar laporan masyarakat dapat diterima dan diteruskan kepada unit terkait secara lebih efisien.

Dengan perpaduan antara jaminan kehalalan proses produksi dan peningkatan sistem pelayanan berbasis teknologi, Perumda AM Kota Padang kini semakin memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan air minum daerah yang modern, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

ZF

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *