TANAH DATAR | Komandan Resor Militer (Danrem) 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.M., kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kekuatan satuan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kunjungan kerja ke Marshaling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 951/Pandeka Marapi di Nagari Simawang, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (19 Juni 2026).
Kedatangan Brigjen TNI Aji Mimbarno menjadi bagian dari rangkaian pembinaan satuan yang terus dilakukan secara berkesinambungan. Di tengah proses penyiapan markas dan fasilitas permanen, Danrem ingin memastikan seluruh prajurit tetap memiliki semangat juang dan kesiapan yang tinggi dalam menghadapi tugas-tugas mendatang.
Sesampainya di lokasi, Danrem 032/Wirabraja menerima paparan dari Komandan Yonif TP 951/Pandeka Marapi Letkol Inf Jimson Siahaan mengenai perkembangan pembangunan satuan, kondisi personel, serta berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan selama menempati area penampungan sementara.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat ketika Brigjen TNI Aji Mimbarno berinteraksi langsung dengan para prajurit. Bagi Danrem, kekuatan sebuah satuan tidak hanya terletak pada sarana dan prasarana, melainkan pada kualitas sumber daya manusia yang memiliki semangat pengabdian dan rasa bangga sebagai prajurit TNI.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Aji Mimbarno menegaskan bahwa setiap prajurit harus senantiasa menjaga profesionalisme serta meningkatkan kemampuan melalui latihan yang berkesinambungan. Keterbatasan fasilitas yang ada saat ini tidak boleh menjadi penghalang untuk terus berkembang dan meningkatkan kesiapan tempur.
Menurutnya, keberadaan Yonif TP 951/Pandeka Marapi nantinya diharapkan tidak hanya menjadi benteng pertahanan negara, tetapi juga menjadi satuan yang mampu hadir membawa manfaat dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di sekitarnya.
Danrem juga mengingatkan seluruh personel agar selalu menjaga nama baik institusi dengan menjunjung tinggi disiplin serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan. Hubungan yang harmonis dengan masyarakat, katanya, menjadi modal penting dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Di sela-sela kegiatan, Brigjen TNI Aji Mimbarno menyempatkan diri meninjau langsung tenda-tenda yang saat ini digunakan sebagai tempat tinggal dan pusat aktivitas para prajurit. Kehadiran orang nomor satu di Korem 032/Wirabraja tersebut memberikan suntikan semangat tersendiri bagi seluruh personel.
Momen kebersamaan semakin terasa ketika Danrem 032/Wirabraja makan siang bersama para prajurit Yonif TP 951/Pandeka Marapi. Tidak ada sekat antara pimpinan dan anggota. Suasana sederhana namun penuh keakraban itu menjadi gambaran kuatnya jiwa kebersamaan di lingkungan TNI.
Usai melaksanakan kegiatan di Tanah Datar, Brigjen TNI Aji Mimbarno melanjutkan agenda dengan bersilaturahmi bersama Pemerintah Nagari Bukit Kandung dan tokoh masyarakat di Kabupaten Solok. Kunjungan tersebut disambut Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Drs. Zaitul Ikhlas, A.P., M.M., Wali Nagari Bukit Kandung Asriyandi, unsur Ninik Mamak, serta pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN).
Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Para tokoh masyarakat menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Yonif TP 951/Pandeka Marapi yang diyakini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perkembangan daerah.
Selain memperkuat sistem pertahanan wilayah, kehadiran satuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan harapan tersebut.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah nagari bersama para tokoh adat turut mengajak Brigjen TNI Aji Mimbarno meninjau lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan Yonif TP 951/Pandeka Marapi di kawasan Bukit Kandung. Langkah tersebut mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap keberadaan satuan baru yang akan tumbuh bersama rakyat.
Kunjungan Brigjen TNI Aji Mimbarno dari Nagari Simawang di Kabupaten Tanah Datar hingga Bukit Kandung Kabupaten Solok menjadi gambaran nyata bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap berjalan bersama rakyat. Semangat “TNI Untuk Rakyat” terus diwujudkan melalui pendekatan humanis, penguatan profesionalisme prajurit, serta sinergi yang erat demi terciptanya keamanan, kesejahteraan, dan kemajuan daerah.
TNI hadir sebagai garda terdepan pertahanan negara yang tumbuh dan berkembang bersama rakyat. Melalui semangat “TNI Untuk Rakyat”, setiap prajurit dituntut profesional, humanis, serta mampu menjadi solusi bagi masyarakat. Kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga keutuhan bangsa sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
TIM RMO












Komentar