Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 mendatang, perhatian terhadap keamanan dan kesehatan hewan kurban menjadi hal yang sangat diutamakan.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Sulaiman, S.Sos, mengeluarkan imbauan tegas agar seluruh pihak terkait memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dan disembelih berada dalam kondisi sehat, layak, serta bebas dari penyakit menular.
Menurut Sulaiman, langkah ketat pengawasan dan pemeriksaan kesehatan ini mutlak diperlukan demi menjaga keamanan pangan masyarakat serta memastikan suasana penyelenggaraan ibadah kurban berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa menimbulkan risiko gangguan kesehatan.
“Kesehatan dan keamanan hewan kurban adalah prioritas utama yang harus dipenuhi. Daging hewan kurban nantinya akan dikonsumsi oleh masyarakat luas, mulai dari keluarga penyembelih hingga masyarakat yang kurang mampu.
Oleh karena itu, kualitas dan keamanannya harus terjamin agar tidak menimbulkan masalah kesehatan baru di tengah masyarakat kita,” ujar Sulaiman, S.Sos, Senin (25/5/2026).
Sebagai anggota dewan yang membidangi urusan pertanian, peternakan, dan kesehatan, Sulaiman menekankan pentingnya peran aktif Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Dinas Kesehatan.
Ia meminta instansi teknis tersebut turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan rutin di titik-titik penjualan hewan kurban, pasar hewan, maupun lokasi penampungan sementara.
Sulaiman juga mengingatkan para pedagang dan pemilik hewan kurban untuk menjaga kebersihan dan kesehatan hewan yang diperjualbelikan.
Lebih lanjut, politisi ini berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat, ulama, panitia pelaksana kurban, dan masyarakat terus terjalin baik.












Komentar