PADANG, SUMBAR | Musyawarah Daerah (Musda) II Tahun 2026 Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Sumatera Barat resmi menetapkan kembali H. Tafyani Kasim sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) ABUJAPI Sumbar periode 2026-2031. Keputusan tersebut ditetapkan melalui forum organisasi yang berlangsung di Pangeran Beach Hotels, Kota Padang, Kamis (25/6/2026).
Musda II ABUJAPI Sumbar tahun 2026 mengangkat tema “Memperkuat Solidaritas Organisasi dan Profesionalisme Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dengan Meningkatkan Daya Saing Industri Jasa Pengamanan di Sumatera Barat”. Tema tersebut menjadi semangat bersama untuk memperkuat peran BUJP dalam menghadirkan layanan keamanan yang profesional, kompeten dan terpercaya.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) ABUJAPI, Irjen Pol. (Purn) Dr. H. Uden Kusuma Wijaya, SH., MH. Musda turut dihadiri Kapolda Sumbar yang diwakili Direktur Bina Masyarakat (Dirbinmas) Polda Sumbar Kombes Pol. Yudi Rumantoro, Gubernur Sumbar yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan dan SDM Ir. H. Nizam Ul Muluk, M.Si., perwakilan Pemerintah Kota Padang, unsur Polresta Padang, insan media serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum BPP ABUJAPI Irjen Pol. (Purn) Dr. H. Uden Kusuma Wijaya, SH., MH., memberikan apresiasi terhadap kekompakan dan soliditas BPD ABUJAPI Sumatera Barat yang terus menjaga keberlangsungan organisasi.
Menurutnya, organisasi yang kuat dibangun melalui kebersamaan, profesionalisme serta komitmen seluruh anggota dalam meningkatkan kualitas pelayanan jasa pengamanan sesuai perkembangan zaman.
Sementara itu, Kapolda Sumbar melalui Dirbinmas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Yudi Rumantoro berharap kepengurusan baru ABUJAPI Sumbar mampu membawa organisasi semakin maju serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ia menilai, tenaga pengamanan memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban, sehingga peningkatan kompetensi dan profesionalisme Satpam harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Sumber Daya Manusia Ir. H. Nizam Ul Muluk, M.Si., menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melihat ABUJAPI sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, sektor jasa pengamanan juga memiliki hubungan erat dengan ketenagakerjaan, sehingga diperlukan sumber daya manusia yang profesional, memiliki kompetensi dan mampu menjawab kebutuhan industri.
Di sela pelaksanaan Musda II, Ketua BPD ABUJAPI Sumbar H. Tafyani Kasim menyampaikan bahwa Satpam merupakan profesi yang membutuhkan kemampuan dan kompetensi yang terukur.
“Satpam adalah profesi, dan profesionalisme itu diukur dari kompetensi. Di Sumbar ada sekitar 15 ribu personel Satpam. Ini angka yang besar, sekaligus menjadi tantangan dan peluang,” ungkap Tafyani.
Ia menegaskan, visi ABUJAPI Sumbar ke depan adalah mengangkat marwah profesi pengamanan serta meningkatkan kesejahteraan para personel Satpam yang selama ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan berbagai sektor.
Sementara itu, Direktur Utama PT Garda Wicaksana System, Wyndoee, yang juga merupakan bagian dari keluarga besar ABUJAPI Sumatera Barat, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musda II yang kembali memperkuat arah organisasi.
Menurut Wyndoee, ABUJAPI memiliki peran besar sebagai wadah bagi Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) dalam meningkatkan standar pelayanan, kualitas sumber daya manusia, serta menjaga profesionalisme industri jasa pengamanan.
“Sebagai anggota ABUJAPI, kami melihat bahwa penguatan profesionalisme Satpam harus menjadi perhatian bersama. Satpam bukan hanya tenaga pengamanan, tetapi profesi yang membutuhkan kompetensi, pelatihan, disiplin serta pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawabnya,” ujar Wyndoee.
Ia menjelaskan, tantangan industri jasa pengamanan saat ini membutuhkan BUJP yang mampu beradaptasi, meningkatkan kualitas pelayanan dan terus mengikuti perkembangan kebutuhan keamanan masyarakat maupun dunia usaha.
“Sinergi antara BUJP, pemerintah dan aparat keamanan menjadi kunci agar industri jasa pengamanan semakin kuat, terpercaya dan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” tambahnya.
Wyndoee berharap kepengurusan ABUJAPI Sumbar periode 2026-2031 di bawah kepemimpinan H. Tafyani Kasim dapat semakin memperkuat organisasi, meningkatkan kompetensi anggota serta membawa industri jasa pengamanan Sumatera Barat menuju arah yang lebih profesional dan berdaya saing.
Dengan amanah baru tersebut, ABUJAPI Sumbar berkomitmen melanjutkan langkah organisasi dalam membangun ekosistem jasa pengamanan yang modern, berkualitas dan memiliki kontribusi nyata bagi keamanan daerah.
ABUJAPI merupakan organisasi yang memiliki peran penting dalam membina dan mengembangkan Badan Usaha Jasa Pengamanan, meningkatkan profesionalisme tenaga Satpam, serta memperkuat kemitraan dengan pemerintah dan aparat keamanan demi terciptanya pelayanan keamanan yang berkualitas bagi masyarakat.
TIM RMO












Komentar