oleh

Sentuhan Suryanto S.Pd., M.Pd dalam Bimtek Literasi SMK, Bangun Generasi Siap Bersaing di Era Digital

PADANG, SUMBAR | Suasana ruang pertemuan itu terasa hidup sejak pagi. Puluhan peserta dari berbagai sekolah duduk melingkar, membawa semangat yang sama: belajar dan berkembang. Di depan ruangan, seorang narasumber berdiri menyampaikan materi dengan penuh energi, membuka cakrawala baru tentang pentingnya literasi di dunia pendidikan kejuruan.

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Literasi Siswa SMK Tahun 2026 ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih baik. Di balik kegiatan ini, peran Suryanto S.Pd., M.Pd sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMK begitu terasa, baik dalam konsep maupun arah pelaksanaannya.

Tidak sekadar menjadi agenda formal, bimtek ini dirancang sebagai ruang interaksi. Para peserta tidak hanya mendengar, tetapi juga diajak berdiskusi, bertanya, dan mengemukakan pengalaman masing-masing. Hal ini menciptakan suasana yang lebih cair dan membangun.

Dalam arahannya, Suryanto S.Pd., M.Pd menekankan bahwa literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, menganalisis, serta menyampaikan gagasan secara efektif. Ia melihat literasi sebagai fondasi utama bagi siswa SMK untuk mampu bersaing di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari.

Kehadiran para peserta dari berbagai latar belakang sekolah menunjukkan bahwa semangat meningkatkan kualitas pendidikan tidak pernah padam. Mereka datang dengan harapan, membawa tantangan dari sekolah masing-masing, dan pulang dengan bekal baru.

Di sela kegiatan, terlihat bagaimana peserta saling berbagi pengalaman. Ada yang menceritakan kendala di sekolah, ada pula yang membagikan strategi sukses meningkatkan minat baca siswa. Momen-momen seperti ini menjadi nilai lebih dari sebuah bimtek.

Peran Suryanto S.Pd., M.Pd semakin terasa ketika ia mendorong pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual. Menurutnya, siswa SMK perlu diajak memahami literasi melalui praktik nyata yang relevan dengan bidang keahlian mereka.

Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru, sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya. Literasi tidak bisa dibangun secara instan, tetapi melalui proses berkelanjutan yang melibatkan banyak pihak.

Di luar ruangan, spanduk besar bertuliskan “Selamat Datang Peserta Bimtek Peningkatan Literasi Siswa SMK” menjadi simbol semangat perubahan. Sebuah pengingat bahwa setiap langkah kecil dalam pendidikan memiliki dampak besar di masa depan.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Catatan demi catatan ditulis, pertanyaan demi pertanyaan diajukan. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini benar-benar menyentuh kebutuhan mereka.

Bagi Suryanto S.Pd., M.Pd, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari pelaksanaan, tetapi dari dampak yang akan dibawa peserta ke sekolah masing-masing. Ia berharap, ilmu yang didapat tidak berhenti di ruangan ini.

Pada akhirnya, bimtek ini bukan hanya tentang peningkatan literasi, tetapi tentang membangun generasi yang lebih siap menghadapi tantangan zaman. Dengan kepemimpinan yang kuat dan visi yang jelas, langkah menuju pendidikan yang lebih berkualitas terasa semakin nyata.

Catatan Redaksi:

Tulisan ini menggambarkan kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Literasi Siswa SMK Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, dengan penekanan pada peran strategis Kabid PSMK dalam mendorong peningkatan kualitas literasi siswa.

TIM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *