oleh

Polres Meranti Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H dan Doa Korban Kanjuruhan

MERANTI | IP.net — Polres Kepulauan Meranti, Sabtu (8/10/2022) pagi, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriyah dan doa bersama untuk korban tragedi stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, provinsi Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung di masjid Ar Rahman Mako Polres itu dihadiri Kapolres AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH, Wakapolres Kompol Robert Arizal SSos, Kabag Ops Kompol Yudi Setiawan SH, Kabag Sumda Kompol Eddy Renhar, Kabag Ren Kompol Ali Azar SSos, para Kasat dan Kapolsek jajaran, penceramah ustadz Mardio Hasan, Pama serta puluhan personel Polres Kepulauan Meranti.

Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Andi Yul menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi ini bertujuan untuk mencontohi dan meneladani akhlaknya dan memetik nilai-nilai positif dari sifat-sifat terpuji nabi Muhammad SAW.

Khususnya, sebut Kapolres bagi para personel dalam menjalankan tugas sehari-hari agar menjadi insan Polri yang Presisi dan berakhlak mulia. Meskipun pandemi melanda dunia ini, namun tidak menjadi halangan untuk meneladani nabi Muhammad.

“Saya mengharapkan mudah-mudahan dengan peringatan maulid nabi Muhammad ini dapat menambah keimanan dari para personel Polres Meranti kepada Allah dan Rasul-Nya,” ucap AKBP Andi Yul.

Ia menginginkan momentum Maulid Nabi Muhammad yang bertemakan “Dengan Aktualisasi Keteladanan Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan Polri Yang Presisi” tersebut menjadi motivasi bagi personel untuk membawa perubahan positif dalam segala bidang kehidupan.

“Dengan adanya peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, semoga dapat mencegah personel Polri dari perbuatan yang melanggar aturan agama dan dunia, serta dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,” harapnya.

Sementara itu, ustadz Mardio Hasan dalam tausyiahnya mengajak umat Islam untuk tetap bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberi nikmat umur dan sehat.

Dia juga mengajak untuk meneladani dan selalu bershalawat kepada Rasulullah Nabi Muhammad SAW.

“Barang siapa yang mengagungkan kebesaran Maulid Nabi Muhammad SAW, tidaklah wafat kecuali dalam keadaan beriman. Itu pula yang membuktikan kecintaan kita kepada Allah SWT,” pesannya.

Ia juga menjelaskan bahwa banyak sekali manfaat dari bersholawat kepada nabi Muhammad SAW. Dimana seseorang yang suka bersholawat dalam hidupnya, maka akan diutamakan dalam darul abadi kelak.

“Sesuai dengan hadits nabi bahwa sesungguhnya lebih utama bagiku insan besok pada hari kiamat, ialah mereka yang lebih banyak membaca sholawat kepadaku,” jelas ustadz Mardio.

Usai tausiyah agama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama untuk korban tragedi stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *