oleh

Inflasi Tinggi Menggerus Daya Beli, Meurah Budiman: Bertanda Ekonomi Sedang Lesu

Aceh Tamiang | IP.net — Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang terus berupaya mengendalikan inflasi tahun 2023.

Pj Bupati Aceh Tamiang, Dr. Drs. Meurah Budiman, SH, MH bersama Forkopimda dan Instansi terkait mengikuti Rapat Koordinasi Pembahasan Langkah Kongkret Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2023 secara virtual di Ruang Rapat Bupati. Rabu, (8/2/2023).

Kepala BPS RI, Dr. Margo Yuwono di hadapan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan peserta rapat memaparkan hasil survei yang telah dilakukan pada Januari 2023. Ia memaparkan inflasi Indonesia pada bulan Januari sebesar 5,28%. Angka ini relatif lebih rendah dibanding bulan Desember 2022.

“Inflasi tinggi menggerus daya beli, inflasi terlalu rendah penanda ekonomi sedang lesu”, ucapnya.

“Inflasi yang rendah, stabil dan dapat terprediksi adalah inflasi yang terbaik untuk perekonomian”, tambahnya.

Saat ini, Pemerintah terus melakukan langkah kongkret untuk mengendalikan laju inflasi. Dikatakannya, penyesuaian harga BBM menjadi salah satu upaya pengendalian.

“Inflasi tahunan pada Januari 2023 relatif masih tinggi (masih terdampak penyesuaian harga BBM), namun shock inflasi tahunan diperkirakan akan berangsur mereda hingga September 2023”, terangnya.

Margo Yuwono juga menjelaskan kenaikan harga barang sembako seperti beras, bawang merah dan cabai selama periode Januari 2022 didorong oleh momentum hari besar nasional (lonjakan permintaan), gagal panen akibat anomali cuaca (gangguan suplai) dan kenaikan harga komoditas dunia.

Akan tetapi, Pemerintah terus berkomitmen untuk menurunkan angka inflasi, sebab inflasi yang tinggi dapat menjadi malapetaka bersama seperti Negara Zimbabwe. Langkah-langkah kongret terus dijalankan untuk menekan kenaikan harga yang signifikat menjelang bulan Ramadhan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *