oleh

Bupati Mursil: Tiga Inovasi Baru Yang Dapat Meningkatkan Daya Saing Daerah

Aceh Tamiang | IP.net — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh bekerja sama dengan Bappeda Aceh Tamiang menggelar Diseminasi Hasil-Hasil Penelitian Wilayah Timur di aula Bappeda setempat, Kamis (12/5/22).

Membuka kegiatan diseminasi tersebut, Bupati Aceh Tamiang, Mursil, SH, M.Kn, mengatakan ada tiga hal penelitian yang diharapkan menjadi inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan daya saing daerah terhadap daerah lainnya.

Ketiga penelitian tersebut antara lain: 1. kajian zona agroekologi terhadap potensi komoditi unggulan wilayah Utara – Timur; 2. Analisis peningkatan nilai jual produksi inovasi minyak atsiri dengan standarisasi produk; dan 3. Pengolahan kelor bebas Covid-19 dan stunting tanpa biaya.

“Ketiga hal ini sangat diperlukan sebagai bahan informasi dan menjadi contoh dalah pengembangan pembangunan di Aceh Tamiang agar menjadi lebih baik, maju, dan inovatif” jelas Bupati Mursil.

Mursil juga mengatakan, melalui tiga hal tersebut menjadi salah satu strategi Aceh Tamiang dalam berkontribusi kepada Pemerintah Aceh agar terbebas dari zona kemiskinan.

“Mari bersama kita lakukan langkah-langkah yang dapat memajukan daerah Aceh”, ucapnya serasa menghimbau.

Tak hanya itu, di hadapan para peserta diseminasi, Mursil juga mengungkapkan bahwa Aceh Tamiang melalui program Kementerian Kelautan dan Perikanan telah berhasil membudidayakan udang vaname dengan hasil panen dalam waktu 3 bulan sebanyak 35 ton.

“Keberhasilan budidaya udang vaname yang mampu tembus kurang lebih Rp. 2 milyar juga sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Mursil.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Aceh yang diwakili Kabid Litbang, Ema Alemia mengatakan, penelitian sangat penting terhadap rencana pembangunan.

“Penelitian memiliki fungsi penting terhadap pembangunan. Pembangunan yang baik harus berdasarkan data dan fakta”, terangnya.

Lebih lagi, diseminasi sebagai tindak lanjut proses penyebaran inovasi yang direncanakan, dikelola dan diarahkan. Dengan adanya diseminasi diharapkan mampu saling bertukar informasi dan hasil penelitian dapat menjadi rekomendasi kepada Perangkat Daerah dalam pengambilan kebijakan perencanaan pembangunan.

“Dengan adanya hasil penelitian, dapat mendukung pelaksanaan pembangunan menjadi lebih baik dan memberikan manfaat masyarakat, antara lain dapat menambah penghasilan masyarakat, memotivasi masyarakat dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan”, pungkas Ema.

Kegiatan Diseminasi hasil penelitian ini diikuti oleh seluruh kepala Bappeda Se- Aceh, Kepala OPD dan Camat dalam Lingkup Aceh Tamiang, perwakilan TP-PKK Aceh Tamiang, Ketua Koperasi Aroma Tamiang Makmur, dan Direktur Utama PTPN 1 Langsa, dengan menghadirkan narasumber dari Banda Aceh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *