oleh

Polda Sumbar Dukung Seminar MOI Tentang Terorisme

PADANG | Polda Sumatera Barat menggelar acara audiensi terkait kerja sama kegiatan Seminar Nasional Minangkabau Menuju Zero Terorisme bersama DPW MOI (Media Online Indonesia) Sumatera Barat. Audiensi ini di adakan di gedung Polda Sumatera Barat pada hari Kamis, 22 Juni 2022 pukul 13.00 WIB.

Acara tersebut d hadiri oleh Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Ketua DPW MOI, Anul Zufri S.H, M.H, beserta anggota DPW MOI Sumayera Barat, Ketua Pelaksana Seminar Nasional Minang Kabau Menuju Zero Terorisme, Dessi Kumala Sari, beserta anggota panitia, dan rekan media lainnya.

Dalam hal ini membahas tentang persiapan- persiapan dan perencanaan kerja sama Polda untuk mempersiapkan Polres dalam keamanan Seminar Nasional Minangkabau Menuju Zero Terorisme ini, yang mana sebagai narasumber akan di hadiri oleh Ketua BNPT, Komjen. Pol. Dr. Boy Rafli Amar, M.H, yang juga selaku Ketua DPP IKM (Induk Keluarga Minangkabau), Anggota DPR- RI, Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si,Dt. Batuah dan Ketua IKM (Ikatan Keluarga Minang) Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si, Dt. Nan Sati.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, “Seminar Nasional ini akan di langsungkan di gedung Rang Kayo Basa pada bulan Agustus nanti”.

Diharapkan juga sambutan dan dukungan baik dari masyarakat Sumatera Barat untuk terlaksananya upaya pencegahan terorisme di Ranah Minangkabau ini, agar tidak lagi ada satupun dari masyarakat, kaum, semua lapisan warga Sumatera Barat terlibat ataupun di libatkan dalam kegiatan- kegiatan yang berbau Terorisme dan Radikalisme lainnya. Untuk itu seminar ini diadakan dengan peserta Mahasiswa dan mahasiswi, pelajar, umum, OKP dan KNPI. Karena pemuda ataupun generasi muda yang nantinya akan menjadi Garda terdepan atau pemimpin-pemimpin di masa yang akan datang, harus memahamkan masyarakat bagaimana untuk menanggulangi paham radikalisme dan juga terorisme.

Seperti yang di sampaikan oleh Ketua DPW MOI Anull Zufri S.H, M.H, untuk tetap dapat berpegang teguh pada : “ADAT BASANDI SYARAK, SYARAK BASANDI KITABULLAH Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, merupakan filosofi hidup yang di pegang dalam masyarakat Minangkabau, yang menjadikan ajaran Islam sebagai satu satunya landasan dan atau pedoman tata pola perilaku dalam berkehidupan”.

Menurutnya Seminar semacam ini sangat penting dalam menangkal paham radikalisme, terlebih akhir-akhir ini kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedikit terusik oleh beberapa aksi yang mengatasnamakan atas kepentingan golongan tertentu yang ingin merusak kebhinekaan, dan kehidupan masyarakat bangsa Indonesia.

(Dessi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *